Tips Praktis Menjaga Mood Anak Saat Bepergian : Bebas Rewel dan Jauh dari Tantrum !
Halo Ayah dan Bunda! Mengajak Si Kecil di usia 1 sampai 5 tahun keluar rumah memang seru sekaligus menantang, ya.
Anak-anak di usia ini punya rasa ingin tahu tinggi, tetapi kemampuan mengelola emosinya masih minim. Inilah alasannya kenapa drama tantrum balita di tempat umum sering muncul dan membuat kita bingung.
Padahal, kita semua ingin menciptakan momen indah tanpa drama rengekan, kan? Jangan khawatir! Dengan persiapan yang tepat, Ayah dan Bunda bisa menjaga mood anak saat bepergian lebih mudah.
Yuk, kita bahas strategi jitu yang bisa dilakukan Ayah dan Bunda agar momen bepergian dengan Si kecil bisa bebas dari drama.
1. Prioritaskan Kebutuhan Dasar dan Jadwal Tidur Anak
Langkah pertama menjaga mood anak saat bepergian adalah memenuhi kebutuhan dasarnya. Pastikan anak tidak lapar, haus, atau kelelahan sebelum berangkat karena balita sangat rentan terhadap perubahan kondisi fisik.
- Selalu bawa snack penyelamat seperti biskuit, buah potong, atau sereal kering. Rasa lapar bisa langsung memicu bad mood.
- Perhatikan jam tidur anak. Balita sering menunjukkan tanda-tanda kelelahan (mengucek mata, rewel) jauh sebelum kita sadari.
- Karena itu, atur jadwal perjalanan agar tidak bentrok dengan waktu tidurnya. Jika perjalanan jauh, berangkatlah lebih awal atau mundur sedikit supaya mereka bisa tidur nyaman di mobil.
Selain itu, rasa bosan juga bisa menyebabkan anak tantrum. Untuk mengatasinya, bawa mainan kecil, buku gambar, atau stiker favoritnya. Kegiatan ini bisa membantu mengisi waktu menunggu sehingga mood anak tetap baik.
2. Libatkan dan Beri Pilihan Kecil Sejak Awal
Anak di usia 1-5 tahun (balita) sedang berada di fase ingin mandiri dan punya kendali atas situasi. Maka, Ayah dan Bunda perlu memberi “ruang” kecil untuk keinginannya.
Misalnya, pada saat sebelum berangkat, berikanlah mereka pilihan sederhana:
- “Adik mau pakai sepatu warna merah atau biru?”
- “Adik mau bawa boneka beruang atau mobil-mobilan?”
Dengan memberi pilihan ini, anak akan merasa dihargai dan dilibatkan. Selanjutnya, Ayah dan Bunda juga bisa menjelaskan rencana perjalanan dengan bahasa sederhana, contohnya: “Kita akan pergi ke toko sebentar, beli sayuran, lalu main di taman selama 10 menit”.
Penjelasan seperti ini membantu Si Kecil memahami alur kegiatan dan batas waktunya, sehingga ia lebih siap mental dan mood-nya lebih terjaga selama bepergian. Memang, menurut artikel Tentang Anak, perubahan rutinitas, terutama yang mendadak dan tidak dipahami anak, juga bisa memicu tantrum. Oleh karena itu, penting memberi penjelasan lebih awal agar anak merasa aman.
3. Strategi Mengatasi Tantrum di Tempat Umum
Meskipun sudah melakukan pencegahan, tantrum tetap bisa saja terjadi. Hal ini wajar karena balita belum punya banyak kosa kata untuk meluapkan emosinya. Tentu saja, Ayah dan Bunda tetap bisa menjaga mood anak saat bepergian dengan tenang dan penuh kasih.
Saat anak mulai mengamuk, tahan diri untuk tidak marah atau berteriak. Reaksi tenang Anda akan menenangkan situasi lebih cepat.
- Segera bawa anak ke tempat sepi, seperti toilet atau sudut toko yang kosong.
- Jongkok sejajar dengan mata mereka dan validasi emosinya: “Mama tahu kamu kesal karena tidak bisa dapat permen. Marah itu wajar.” Kalimat ini membantu anak mengenali perasaannya.
- Biarkan mereka meluapkan emosi sebentar, tetapi tetap tegas untuk tidak menuruti permintaan tantrumnya.
- Setelah tangis mereda, berikan pelukan hangat supaya mereka merasa aman dan dicintai.
4. Tutup Perjalanan dengan Momen yang Aman dan Nyaman
Sesampainya di rumah, Ayah dan Bunda bisa melanjutkan upaya menjaga mood anak setelah bepergian dengan kebiasaan yang disukai anak. Misalnya, ajak anak bersantai di area favoritnya atau bacakan buku kesukaannya.
Jangan lupa berikan pujian spesifik atas perilaku positif mereka, misalnya: “Terima kasih, Adik sudah sabar menunggu di kasir tadi”. Secara tidak langsung, kebiasaan ini juga mempermudah Anda menjaga mood anak saat bepergian di kesempatan berikutnya.
Menjaga mood anak saat bepergian memang butuh strategi. Dengan persiapan yang tepat dan konsisten, Ayah dan Bunda bisa membuat jalan-jalan lebih lancar, Si Kecil tetap ceria, orang tua pun menjadi tenang.
Referensi :
Tentang Anak. 2025. Cara Mengatasi Anak Tantrum & Mencegahnya Terbawa Hingga Dewasa. Diambil dari : https://tentanganak.com/artikel/cara-mengatasi-anak-tantrum/?utm_source=chatgpt.com
