Kapan Bayi Mulai Tummy Time? dan Ini Durasi Ideal yang Perlu Orang Tua Tahu !
Banyak orang tua bertanya-tanya kapan bayi mulai tummy time dan durasi idealnya, terutama karena stimulasi ini berkaitan langsung dengan perkembangan motorik awal. Tummy time sebenarnya kegiatan sederhana, tetapi manfaatnya besar untuk menguatkan otot dan membantu bayi mencapai milestone penting. Artikel ini membantu menjelaskan manfaat, waktu mulai yang tepat, dan cara melakukannya dengan nyaman dan aman.
Mengapa Tummy Time Penting?
Tummy time memberi berbagai manfaat penting bagi bayi, terutama dalam bulan-bulan awal kehidupan:
1. Menguatkan Otot
Saat berada dalam posisi tengkurap, bayi melatih otot leher, bahu, lengan, dan tubuh bagian atas. Otot yang kuat membuat bayi lebih siap untuk mengangkat kepala, berguling, duduk, hingga merangkak.
2. Mencegah Kepala Rata (Plagiocephaly)
Karena bayi tidur telentang untuk mencegah risiko SIDS, bagian belakang kepala sering tertekan. Tummy time membantu memberi jeda pada area tersebut sehingga mencegah kepala peyang (plagiocephaly).
3. Merangsang Perkembangan Sensorik dan Sosial
Saat tengkurap, bayi melihat dunia dari sudut pandang baru. Ia bisa mengamati wajah orang tua, memperhatikan mainan, dan menjelajahi lingkungan sekitarnya. Hal ini mendukung kemampuan visual, sensorik, hingga interaksi sosial.
Kapan Bayi Mulai Tummy Time dan Durasi Idealnya?
Para ahli sepakat bahwa stimulasi ini dapat dimulai sedini mungkin, bahkan sejak hari pertama bayi pulang dari rumah sakit.
- Awal Mulai: Orang tua bisa memulai dengan menaruh bayi tengkurap di dada atau pangkuan untuk membuatnya merasa aman sebelum berpindah ke permukaan datar.
- Durasi Awal: Mulailah dengan 1–5 menit sebanyak 2–3 kali sehari.
- Peningkatan Bertahap: Tingkatkan perlahan sesuai reaksi bayi. Setelah beberapa minggu, bayi umumnya bisa mencapai 15–30 menit total per hari. Durasi akan bertambah seiring bayi semakin kuat menahan kepala dan dada.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa frekuensi tummy time berhubungan signifikan dengan perkembangan motorik kasar bayi. Temuan ini memperkuat rekomendasi internasional dan membantu menjelaskan mengapa mengetahui kapan bayi mulai tummy time dan durasi idealnya sangat penting.
Tips Praktis agar Tummy Time Nyaman dan Menyenangkan
Berikut adalah tips untuk membuat tummy time lebih efektif dan menyenangkan :
- Mulai dengan posisi mudah: Letakkan bayi tengkurap di dada atau pangkuan untuk membuatnya merasa aman.
- Gunakan penyangga ringan: Letakkan handuk digulung di bawah dada untuk membantu bayi mengangkat kepala.
- Ciptakan suasana menyenangkan: Ajak bayi berbicara, bernyanyi, atau letakkan mainan kontras di depannya.
- Hindari setelah menyusui: Lakukan tummy time saat bayi terjaga dan tidak terlalu kenyang—misalnya setelah ganti popok atau bangun tidur.
- Selalu awasi: Karena bayi bisa kelelahan atau kesulitan bernapas, tummy time harus selalu berada dalam pengawasan orang dewasa. Jika bayi gelisah, tidak nyaman, atau menangis, hentikan sesi dan coba lagi nanti.
- Tingkatkan perlahan: Tambahkan durasi bertahap seiring kekuatan bayi berkembang.
Memahami kapan bayi mulai tummy time dan durasi idealnya membantu orang tua memberi stimulasi yang tepat sejak awal kehidupan. Tummy time tidak harus lama; yang terpenting dilakukan rutin, bertahap, dan sesuai kenyamanan bayi. Dengan mendukungnya setiap hari, orang tua membantu si kecil mencapai milestone motorik dengan lebih optimal.
Referensi:
- American Academy of Pediatrics. 2023. Back to Sleep, Tummy to Play. Diambil dari: https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/sleep/Pages/Back-to-Sleep-Tummy-to-Play.aspx
- Syara, A. M., dkk. 2023. Hubungan Tummy Time Dengan Perkembangan Motorik Kasar Bayi Normal di Komunitas ASI Denpasar Tahun 2022. 6(1), 148–154.
- Nationwide Children’s. 2025. Babies Need “Tummy Time”. Diambil dari: https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/family-resources-library/babies-need-tummy-time?
